Home / Tokoh Inspiratif / Perjalanan Sukses Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie

Perjalanan Sukses Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie

  1. Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, lahir di Parepare Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936. Sebelumnya, B.J. Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-3, menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998. Beliau memiliki segudang prestasi yang mengharumkan nama Bangsa Indonesia. Salah satunya beliau dikenal sebagai ahli dalam bidang penerbangan.

Di usia muda B. J. Habibie memiliki kecerdasan yang luar biasa, beliau mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) selama satu tahun, kemudian beliau mendapat beasiswa kuliah di Aechen Technische Hochschule (RWTH). Berkat ketekunannya menimba ilmu di negeri orang, membuatnya berhasil memperoleh gelar Diploma dengan predikat cumlaude pada tahun 1960. Kemudian pada tahun 1965, beliau mendapat gelar doktor dengan predikat cumlaude berkat nilai dan kerja kerasnya.
Setelah mendapat gelar doktor, karier B. J. Habibie semakin terang. Beliau bekerja di perusahaan penerbangan Messerschmitt-Bolkow-Blohm (MBB) dengan mencapai puncak karier sebagai wakil presiden bidang tekonologi di perusahaan tersebut.Pada tahun 1973, beliau kembali ke Indonesia atas permintaan dari mantan Presiden Soeharto. Kemudian beliau menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi pada tahun 1978 hingga Maret 1998. Kecerdasan dan prestasilah yang membuatnya diminta pulang ke Indonesia oleh Soeharto.

Pada tahun 1976 ketika PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio berdiri pertama kali, beliau menempati posisi penting sebagai Presiden Direktur. Selama bergabung dalam perusahaan tersebut, beliau mampu menciptakan sebuah pesawat pertama di Indonesia dengan dua propuler, berkelir putih dan abu, bernomor ekor N250, dan pada bagian sisi hidung pesawat terdapat tulisan gatotkaca. Beliau bahkan kembali melanjutkan proyek pesawat terbang dengan nomor seri R80. Beliau tutup usia 11 September 2019 pada umur 83 tahun karena faktor usia dan gagal jantung.

Kiprah B. J. Habibie di dalam maupun di luar negeri sudah seharusnya mendapatkan apresiasi. Kita sebagai generasi penerus dapat meneladani dan mencontoh apa yang telah dicapai oleh beliau. Semoga pencapaian yang telah diraih oleh beliau membuat generasi penerus bangsa menjadi semangat dalam meraih prestasi yang gemilang.

Komentar

About kilas bogor

Check Also

Menteri PANRB: “DPMPTSP Jabar Jadi Role Model Pelayanan Publik Katagori Pelayanan Prima 2019“

(Batam)-, Setiap tahun, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyerahkan hasil evaluasi terhadap ...

Translate »