Home / Politik / AKSI DEMONSTRASI UNPAK MENGENAI REVISI RUU KUHP DI BALAI KOTA BOGOR

AKSI DEMONSTRASI UNPAK MENGENAI REVISI RUU KUHP DI BALAI KOTA BOGOR

indozone.id

BOGOR – Pengesahan RUU KUHP yang isinya memuat sejumlah pasal kontroversial ditolak ribuan mahasiswa yang menggelar demo di Gedung DPR, Jakarta dan banyak kota lainnya.

Dalam aksi demonstrasi ini, mahasiswa Universitas Pakuan Bogor ikut serta dalam aksi penolakan RUU KUHP yang dibuat oleh DPR.  Mahasiswa Universitas Pakuan Bogor dalam unjuk rasa menolak pelemahan KPK yang berlangsung di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat pada Jumat (20/09). Aksi long march dimulai pada pukul 13.30 WIB dari Universitas Pakuan ke Tugu Kujang Bogor. Orasi mahasiswa kemudian di mulai di Tugu Kujang pukul 15.00 WIB hingga sekitar 15.50 WIB. Setelah itu, kelompok mahasiswa  kembali ke kampus. Dalam perjalanan, mereka berhenti di lampu merah Terminal Baranangsiang untuk melakukan orasi singkat. Bentrokan mahasiswa dengan polisi terjadi setelah polisi mencoba membubarkan mahasiswa secara paksa yang tengah berorasi sekitar pukul 16.00 WIB di lokasi tersebut. Dalam aksi tidak ada coba tutup akses jalan tol hingga aksi saling dorong antara mahasiswa dengan polisi tidak terhindarkan sehingga aksi semakin memanas saat polisi memukul salah satu mahasiswa dengan pentungan secara tiba-tiba, dan akhirnya banyak mahasiswa yang mengalami luka-luka saat bentrok mahasiswa dengan polisi.

Setelah kejadian itu terjadi mahasiswa Universitas Pakuan Bogor menunjukan surat pemberitahuan aksi kepada Polres Kota Bogor, disebutkan bahwa 2.000 mahasiswa Unpak akan melakukan aksi demonstrasi di Balai Kota Bogor mulai pukul 11.00-17.00 WIB.

“Saya selaku Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Pakuan (BEM KBM UNPAK) bersama seluruh mahasiswa Unpak akan menyelenggarakan aksi,” kata Presiden BEM KBM Unpak, Ramdhani dalam suratnya yang ditunjukan kepada Kapolresta Bogor Kota, Senin (23/09).

Aksi long march dimulai pada pukul 11.00 WIB dari Tugu Kujang Kota Bogor sampai Balai Kota Bogor, mahasiswa Unpak dikerahkan dengan jumlah 2.000 mahasiswa dimana aksi ini untuk menolak-menolak RUU KUHP dan mengecam pencemaran lingkungan yang terjadi di Kalimantan dan Riau. Sejumlah mahasiswa tiba di Balai Kota Bogor sekitar pukul 13.00 WIB, sebelum masuk ke area Balai Kota, para mahasiswa sempat melakukan aksi didepan pintu pagar Balai Kota. Aksi ini berlanjut di depan pitu Balai Kota dimana para mahasiswa menyuarakan aspirasi mereka dengan berorasi sampai menyanyikan lagu-lagu nasional tanpa patah semangat meskipun panasnya matahari membakar kulit mereka.

Mahasiswa Unpak mecoba untuk bisa masuk kedalam kantor Balai Kota Bogor dan berdiskusi dengan Bapak Wali Kota Bogor Bima Arya. Setelah menunggu lama akhirnya Bima Arya menemui mahasiswa Universitas Pakuan yang demo. Sebelumnya Bima Arya dan Pimpinan DPRD Kota Bogor menerima mahasiswa di dalam Balai Kota Bogor setelah ratusan mahasiswa memaksa untuk masuk. Saat melakukan pertemuan mahasiswa yang di luar meminta agar pertemuan dilakukan di luar ruangan. Di hadapan mahasiswa Bima Arya mengatakan bahwa ada jalan yang bisa ditempuh untuk menolak revisi RUU KPK.

“Teman-teman UU revisi KPK telah disahkan tetapi masih ada jalan secara hukum yaitu kita mendorong kita menyerukan agar yang paling berwenang menerbitkan perpu untuk mengganti UU yang telah disahkan tadi, saat ini hanya itu jalannya,” katanya dihadapan mahasiswa.

Pidato Bima Arya setelah itu diteriaki oleh mahasiswi dengan nada suara yang begitu tinggi dan melengking seorang mahasiswa berteriak PHP. Setelah mendengar pidato tersebut seluruh mahasiswa Universitas Pakuan akhirnya memutuskan untuk bubar di area Balai Kota. Setelah terjadi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Pakuan Bogor dan Universitas lainnya yang melakukan demonstrasi langsung ke gedung DPR, semoga aspirasi mahasiswa didengar oleh Pemerintah dan DPR.

 

Mutiara Rizki Ramdani

Komentar

About kilas bogor

Check Also

“Semangat Menggebu, Mahasiswa Bersatu “

Bogor, Selasa 24 September 2019. Sekitar pukul 10.00 WIB seluruh mahasiswa berkumpul di halaman FKIP ...

Translate »